Sumenep, 12/5 (Sumenep) – Kapolres Sumenep, Madura, Jawa Timur, AKBP Joseph Ananta Pinora mendadak mendatangi tempat pendaftaran Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satlantas setepat, Jumat (12/5/2017).

Buakan tanpa alasan, pelayanan SIM di kantor setempat selama ini kerap dikeluhkan masyarakat yang hendak mendaftar.

Pasalnya, ditengarai petugas pendaftar SIM memelihara calo sehingga biaya pendaftaran SIM menjadi sangat tinggi. Bayangkan, untuk biaya SIM C saja, informasinya mencapai Rp 500 ribu – Rp 650 ribu.

Sayangnya, sidak oleh pimpinan tertinggi Korp Bhayangkara Sumenep itu, tak satupun berhasil ditemukan calo yang diduga biasa berkeliaran di tempat tersebut.

“Kita belum temukan oknum calo dalam pembuatan SIM, para calon pembuat SIM tampak mengikuti seluruh prosedur yang berlaku,” terang Pinora, usai menggelar Sidak.

Proses pembuatan SIM memang tidaklah mudah, karena ada beberapa material yang harus dikuasai pemohon. Selain mengikuti uji materi, calon pembuat harus lulus uji praktik.

“Hasil pengamatan tadi, dari 9 pemohon SIM yang uji materi, hanya ada 3 orang yang lolos menuju uji praktik, itu artinya prosedur berjalan baik,” jelasnya.

Pinora berjanji, jika memang ditemukan ada percaloan dalam pembuatan SIM, dirinya siap melalukan tindakan dan penangkapan terhadap oknum calo yang sudah meresahkan tersebut.

“Kalau ada calo, langsung saja laporkan kepada kami. Silahkan hubungi nomer Hp saya langsung. Supaya tidak sampai meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan