Bangkalan, 11/5 (Media Madura) – Beredarnya foto selfie keempat petugas kesehatan di Puskesmas Blega dengan mayat korban pembacokan menjadi viral di media sosial.

Foto yang di upload di akun Facebook bernama Moh Iqbal Fathoni mendapat cibiran komentar sebanyak 43 netizen dan di share belasan kali. Mereka para netter memberikan respon.

Seperti tanggapan pemilik akun Facebook ‘Ardie Winata’ “Astaqhfirullah.. apakah nilai2 adab orang madura sdh bergeser sejauh ini.. miris..,” tulisnya.

Cuwitan juga disampaikan ‘Syiefa Elkhoir’. “gileh (gila) selfie boleh.tapi harus tahu tmpatlah,” cibirnya.

Fatir Maulana : Itu namax berSelfie d dekat penderitaan org lain Hemmmm.

Bahkan, komentar netizen tersebut langsung ditanggapi serius oleh Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Sampang Muhyi.

“Siap.. besok segera di tindak lanjuti ke dinkes,” tanggap Muhyi Bcp.

Diketahui sebelumnya, H. Dofir merupakan Kades Karang Gayam Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan menjadi korban pembacokan oleh pelaku bernama Mohammad Mahdi Muzekki.

Korban dibacok usai melakukan shalat dhuzur di Musala, tepatnya timur SPBU Blega di Kampung Paombulan, Desa Karang Gayam, pada Kamis (11/5/2017) pukul 12.00 WIB.

Informasi sementara motif kejadian diduga permasalahan pelaksanaan pilkades di Desa Karang Garam. Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian perut hingga organ dalam tubuh terburai, luka robek di wajah dan telinga serta luka sayat di bagian lengan kanan. Korban dibawa ke Puskesmas Blega dan merenggang nyawa.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan