Sumenep, 1/5 (Media Madura) – Anggota DPR RI asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, MH. Said Abdullah melontarkan kalimat bernada ejekan terhadap fasilitas Stadion A. Yani (SAY) Sumenep.

Bahkan, Said yang juga Presiden Klub Madura FC itu menyebut SAY adalah stadion kategori primitif dan sudah langka keberadaannya di Indonesia.

“Mungkin hanya ada di Sumenep ya, papan skor masih sangat manual dan menggunakan tangga untuk merubah skor,” ejek Said saat menggelar silaturrahmi dengan manajemen dan pemain Madura FC.

Tidak hanya papan skor, fasilitas lain seperti ruang ganti dan kamar mandi tidak luput dari perhatiannya.

“Percaya kita deh, kalau kita masuk ke ruang ganti pemain, Masyaallah bau tu tempat. Saya sangat prihatin, ini membawa nama Sumenep lho, malu ke kesebelasan luar yang bertandang,” imbuhnya.

Padahal kata Said, kalau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memang serius memperhatikan stadion, mestinya papan skor diganti elektronik yang harganya tidak lebih dari Rp 5 juta dan yang LED hanya Rp 8 juta.

“Kalau toh SAY ini dikatakan layak digelar pertandingan Liga 2, maka layak tingkat minimal, dan itu sangat memperihatikan,” ujarnya.

Untuk itu, sebagai bentuk keprihatinannya, dia mendorong pemerintah segera memperbaiki fasilitas-fasilitas stadion yang jadi home base Perssu dan Madura FC yang saat ini berkiprah di Liga 2.

“Saya sudah bilang ke direksi (Madura FC) agar menyiapkan uang Rp 200 juta untuk berpartisipasi memperbaiki fasilitas disana, terutama ruang tunggu pemain, silahkan pemerintah juga menganggarkan,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan