Pamekasan, 22/4 (Media Madura) – Pelatih Madura United Gomes De Oliviera menilai kekalahan anak asuhnya bukan akhir dari segalanya. Justru pelatih asal Brasil ini menyebut jika perjuangan Laskar Sape Kerrab masih panjang di Liga 1.

Madura United takluk 0-2 saat dijamu Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (21/4/2017).

“(Tidak apa-apa), perjuangan kita masih panjang. Dan, kita akan perbaiki lagi,” kata Gomes.

Madura United, lanjut Gomes, bukan tanpa ancaman. Banyak peluang terjadi selama 90 menit, namun tidak ada satupun bisa dikonversikan menjadi gol. Gomes pun menyayangkan peluang tim besutannya yang terbuang sia-sia.

“Tapi, Persela memang tampil lebih garang dan fight. Mungkin pemain kita kaget dengan semangat Persela pada waktu merebut bola. Tapi di babak kedua kita berubah. Kita kuasai jalannya pertandingan. Sayang peluangnya tidak jadi gol,” imbuhnya.

Kekalahan ini, membuat Madura United turun ke posisi 7. Sementara tambahan tiga poin mengantarkan Persela ke posisi 6 klasemen sementara. Kedua tim sama-sama mengoleksi 3 poin dari dua pertandingan.

Kendati begitu, posisi Madura United belum sepenuhnya aman. Sebab, Arema FC, Persib Bandung, Persipura Jayapura, Borneo FC, Sriwijaya FC, dan PS TNI yang sama-sama mengantongi 1 poin masih menyimpan satu laga.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan