Pamekasan, 2/4 (Media Madura) – Ketatnya aturan Liga 2 2017 membuat manajemen Persepam Madura Utama (P-MU) mengaku kesulitan mendatangkan sejumlah pemain berkualitas.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi telah merumuskan setiap klub peserta Liga 2 hanya diizinkan memiliki lima pemain berusia 25 tahun ke atas.

“Buntutnya, makin banyak tim yang berburu pemain muda. Apalagi mereka juga harus bersaing dengan klub Liga 1 yang juga memburu pemain di bawah usia 23 tahun,” kata Asisten Manajer P-MU, Nadi Mulyadi.

Dia mengatakan, dengan adanya regulasi tersebut, klub tidak bisa membentuk tim sesuai rencana.

“Karena persaingan perburuan pemain saat ini sangat ketat sekali. Keberatan terhadap regulasi juga percuma, karena sudah menjadi keputusan. Kita harus menghormati dan menghargai itu.” tambah Nadi.

Kendati demikian, Nadi tetap optimistis mampu mendatangkan pemain bagus dalam daftar skuad Laskar Sape Ngamok. Atau akan terus menciptakan pemain berkualitas, seperti yang dilakukan P-MU dulu.

“Filosofi yang masih melekat dalam Persepam adalah memberikan kesempatan kepada pemain muda. Menyenangkan melihat hasil yang telah kami raih, orang-orang akan memandang Persepam dengan cara berbeda khususnya siapa pemain terbaiknya. Tapi percayalah kepada saya, pemain muda akan selalu menjadi jiwa Persepam,” imbuhnya.

Sesuai hasil manager meeting pendaftaran pemain periode pertama dimulai pada tanggal 1-30 April 2017, sedangkan pendaftaran pemain periode kedua pada akhir putaran 1-14 hari putaran 2 grup stage.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan