Sumenep, 13/3 (Media Madura) – Sejumlah muda mudi tanpa surat nikah terjaring razia gabungan yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama TNI, Polri dan BNN Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (12/3/2017) malam sekitar pukul 21.00 WIB hingga dini hari.

Informasi di lapangan, sejumlah pasangan kumpul kebo tersebut terjaring di sejumlah hotel dan rumah kos di sekitaran kota Sumenep. 

Bahkan, tidak hanya mengamankan pasangan di luar nikah, petugas penegak Perda juga melakukan tes urine untuk mempersempit peredaran barang haram narkoba.

PLT Kepala satpol PP Sumenep Carto menjelaskan, Razia gabungan itu merupakan tindak lanjut operasi gabungan beberapa waktu lalu, sehingga untuk razia kali ini tim berhasil mengamankan sedikitnya 13 orang yang terdiri dari 6 laki – laki dan 7 perempuan di rumah kos serta hotel.

“Selain menjaring 13 pasangan tanpa surat nikah, petugas juga menyita 3 buah botol miras di salah satu kamar hotel yang terjaring razia,” ujarnya kepada awak media, senin (13/3/2017).

Dijelaskan Carto, dalam operasi tadi malam, petugas gabungan yang dibagi menjadi dua tim menyisir sedikitnya empat lokasi, mulai dari rumah-rumah kos, hotel dan warung di lingkungan kabupaten paling timur Pulau Madura ini.

“Dari empat lokasi, petugas menangkap 13 orang. Dua di antaranya diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) setempat karena tidak ada orantua atau keluarnya yang menjemputnya,” imbuhnya.

Alasan penangkapan 13 muda mudi itu bermacam-macam, di antaranya karena kedapatan kumpul kebo. “Sperti lima orang yang diamankan dalam satu kamar salah satu rumah kos, dan sebagian di hotel,” sambungnya. 

Bahkan, terdapat satu orang ditengarai positif narkoba. Sementara sisanya dinyatakan negatif. “Setelah ditangkap semalam dan dilakukan pemerimsaat, yang 12 orang itu dilakukan tes urine oleh BNN Kabupaten Sumenep, satu terindikasi narkoba,” tutup Carto. 

Reporter: Panji Agira
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan