Sampang, 9/3 (Media Madura) – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Nurul Hadi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Arief Budiansor mengungkapkan ada 40 Sekolah Dasar (SD) dari jumlah total 620 lembaga belum terakreditasi.

“Faktor belum terakreditasinya lembaga tersebut karena belum meluluskan siswa selama sekolah itu didirikan. Karena itu syarat utama,” ungkap Arief, Kamis (9/3/2017).

Lembaga sekolah tingkat SD yang belum terakreditasi itu tersebar di 14 Kecamatan se-Kabupaten Sampang. Sekolah ini rata-rata masih baru berdiri. Dari total 620 SD itu merupakan gabungan dari SD Negeri dan Swasta.

“Penentuan sekolah terakreditasi sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat. Selain itu, syarat utama selain sudah meluluskan, juga siswa yang diluluskan minimal 20 siswa,” katanya.

Arief berujar, Disdik Sampang akan ikut membantu sekolah-sekolah yang belum terakreditasi. Terutama kepada SD yang statusnya swasta. Sebab, pengurusan akreditasi tidak ada kaitannya dengan swasta maupun negeri. Jadi selama itu memenuhi syarat, meksi sekolahnya swasta pasti mendapatkan penilaan atau akreditasi.

”Yang menentukan layak atau tidaknya bukan Disdik Sampang, tapi Badan Akreditasi Nasional yang akan menentukan apakah sekolah itu memenuhi syarat atau pun tidak memenuhi syarat akreditasi, disini hanya sebatas mengusulkan saja,” pungkasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan