Sampang, 9/3 (Media Madura) – Setelah 10 rumah warga yang tinggal di tepi bantaran sungai Jalan Agus Salim Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Kota Sampang digusur. Kini, giliran 14 bangunan rumah di wilayah Jalan Rajawali Kelurahan Karang Dalam bakal mengalami hal yang sama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Moh Zis, melalui Kabid Pengelolaan Sungai Moh Zainullah mengatakan, penggusuran bangunan di Banyuanyar sepanjang 204 meter itu dilakukan sebagai langkah pelaksanaan normalisasi sungai. Mengingat, Peraturan Menteri PU Nomor 28 Tahun 2015 menyebutkan bahwa 3 meter dari bantaran sungai tidak boleh didirikan bangunan.

“10 rumah di Kelurahan Banyuanyar sudah digusur, tinggal wilayah Kelurahan Karang Dalam,” ujar Zainullah ditemui di kantornya, Kamis (9/3/2017) pukul 10.30 WIB.

Dirinya menyampaikan, rencana penggusuran untuk wilayah Karang Dalem akan dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini, masih tahap peringatan. Bahkan, masyarakat sudah bisa menyadari pelaksanaan normalisasi sungai meski rata-rata masih meminta ganti rugi dari pemerintah.

“Tapi kita tidak ada untuk ganti rugi,” jelasnya.

Adapun data pemilik dan jenis bangunan yang akan digusur di wilayah Karang Dalem yakni Misudi jenis bangunan salon dan toko, Abd Muhyi jenis bangunan toko, H Hamid jenis rumah tinggal, Nurul Hadayani sebuah toko, Moh Hamidi jenis toko, Sitir Rahmah jenis toko, dan jenis bangunan rumah tinggal lainnya milik Wahyem/Subeiri, Erfan, Iskandar, H Bedri, Abd Hamid, Sunarto/Robiatul Adawiyah, serta Yumna.

“Rata-rata yang akan digusur ini mempunyai dokumen kepemilikan sertifikat hak pakai PJKA dan hak milik. Untuk hak milik bukan digusur semua melainkan ada sodok rumah yang melebihi batas ketentuan larangan,” jelasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan