Sumenep, 21/2 (Media Madura) – Mediasi antara warga Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dengan SKK Migas, dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) yang difasilitasi Komisi I DPRD setempat akhirnya berbuah kata sepakat.

SKK Migas dan HCML akhirnya bersedia melakukan sosialisasi tambahan terkait rencana pengembangan lapangan gas MAC Blok Madura Strait di wilayah Gili Genting yang sebelumnya ditolak warga.

“Ya, permintaan kami ke SKK Migas dan HCML memang agar melakukan sosialisasi ulang, karena selama ini belum ada sosialisasi di tingkat desa,” kata perwakilan warga Giligenting, Sahrul Gunawan usai hearing dengan Komisi I, Selasa (21/2/2017).

Sahrul mengungkapkan, sosialisasi tambahan tersebut sangat penting dilakukan oleh perusahaan Migas yang akan melakukan aktivitas supaya warga setempat memahami rencana eksplrorasi migas tersebut. 

“Memang sudah ada kesepakatan. Jadi kami menunggu tindak lanjut dari SKK Migas dan HCML serta bagaimana respon masyarakat Giligenting,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Urusan Humas SKK Migas Jabanusa, Fatah Yasin mengatakan, hasil kesepakatan antara SKK Migas, HCML dan perwakilan warga, pihaknya akan melakukan sosialisasi tambahan. 

Sosialisasi akan dilakukan di lima tempat, yakni satu kali di Giligenting dan empat lainnya di Giliraja pada tanggal 7-8 Maret 2017.

“Untuk di wilayah kecamatan Giligenting akan digelar satu kali sosialisasi, sedangkan di Giliraja akan digelar empat kali sosialisasi yakni di masing-masing desa yang ada disana. Lebih banyak di Giliraja karena wilayah kegiatan migas berada disana,” kata Fatah Yasin pada wartawan.

Dia bilang, sebetulnya operasi pengeboran masih akan dilakukan sekitar awal tahun 2019, saat ini belum ada kegiatan dari HCML, selain hanya kajian-kajian dan penyusunan AMDAL.

“Jadi, pada kegiatan sosialisasi tambahan nantinya, kami bersama HCML akan menjelaskan rencana kegiatan operasi HCML pengembangan sumur MAC, yang terletak 25 km dari Kecamatan Giligenting,” tandasnya. 

Beberapa waktu lalu, puluhan warga Gili Genting menggelar aksi ke kantor DPRD dan Pemkab Sumenep prihal rencana ekplorasi migas oleh PT. HCML, mereka menuding perusahaan tersebut tidak transparan karena tidak melakukan sosialisasi terlebih dulu.

Sehingga warga merasa keberatan dengan rencana tersebut dan mengancam akan melakukan penolakan, hingga akhirnya dipertemukan dalam rapat dengan pendapat dengan Komisi I DPRD Sumenep.

Penulis: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan