Pamekasan, 17/2 (Media Madura) – Pelatih Madura United Gomes De Oliviera menilai penyelesaian akhir timnya mulai ada peningkatan. Selama ini, Gomes memang berjuang mengatasi buruknya penyelesaian akhir Fabiano Beltrame dkk.

Pertandingan yang paling disorotnya ketika Madura United menghadapi Semen Padang pada laga perdana grup E. Banyak peluang yang seharusnya berbuah gol, namun terbuang percuma. Akibatnya, Laskar Sape Kerrab kalah tipis dari Kabau Sirah.

Namun, pria asal Brasil ini merasa senang timnya sudah bisa menggelontorkan banyak gol di pertandingan kedua melawan Perseru Serui. Kemenangan 3-2 atas Perseru membuktikan bahwa penyelesaian akhir timnya sudah hampir sesuai ekspektasi pelatih.

Selain itu, Gomes mengatakan, ada peningkatan performa bermain yang dilihat dari pertandingan sebelumnya. Itu karena anak asuhnya bermain lebih percaya diri.

“Ada peningkatan performa dari pertandingan sebelumnya. Pemain juga sudah bisa melalukan penyelesaian akhir hingga 3 gol,” kata Gomes.

“Tetapi, dari kerja sama antar pemain butuh proses lagi dan butuh pembenahan lagi,” kata Gomes lagi.

Peningkatan itu, imbuhnya, menjadi nilai positif bagi timnya untuk menghadapi laga pamungkas penyisihan grup Piala Presiden melawan PSCS Cicalap, 19 Februari mendatang.

“Nanti menghadapi PSCS Cilacap juga harus membenahi dengan baik agar tidak lagi terjadi kebobolan di menit akhir. Karena Madura United masig memiliki kesempatan untuk lolos ke babak selanjutnya,” ujarnya.

Terkait pemain mudanya, Eriyanto, Muhammad Rifat, Fredy Isir, dan Rizky Dwi, sebut Gomes, perlu banyak jam terbang lagi.

“Grafik peningkatan permainan pemian muda juga mulai baik. Mereka masih memerlukan jam terbang lebih banyak lagi dengan dimainkan dalam pertandingan,” tandas Gomes.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan