Pamekasan, 14/2 (Media Madura) – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Muda Peduli Reformasi (KMPI) Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendatangi Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Mereka menyoroti penggunaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang dianggap tidak transparan.

Ketua KMPI, Zainul Hasan mengatakan, kedatangannya untuk mengklarifikasi pengunaan bantuan dana khusus Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negera (APBN).

“Kami datang kesini mau minta klarifikasi dana BOK yang pengunaannya tidak transparan,” katanya, Selasa (14/2/2017).

Hasan menyayangkan, dalam pertemuan tersebut tidak ditemui oleh pejabat yang mumpuni. Peserta audensi ditemui Sekretaris Dinkes, Ali Maksum, yang tidak mengerti secara pasti pemanfaatan dana tersebut.

“Kami sangat kecewa karena yang menemji kami bukan orang yang kompeten terkait BOK. Padahal kami sudah melayangkan surat lima hari yang lalu,” katanya kesal.

Sementara itu, Sekretaris Diskes Pamekasan, Ali Maksum membantah jika dana BOK dinilai tidak transparan. Alasannya karena setiap bulan Puskesmas melaporkan penggunaan dana tersebut ke Dinkes, sehingga jelas pemanfaatannya.

“Bapak kadis dan pejabat yang tahu urusan BOK ini sedang ada kegiatan diluar kantor. Yang pasti penggunaan dana itu sesuai dengan juklak dan juknis. Jadi tidak benar kalau tidak transparan, karena secara rutin dilaporkan,” katanya singkat.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan