Sampang, 12/2 (Media Madura) – Bencana banjir yang terus menerus melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, selama beberapa hari membuat prihatin banyak pihak. Salah satunya muncul dari anggota DPR RI Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) H. Slamet Junaidi, Minggu (12/2/2017).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) XI Madura ini terketuk hatinya untuk membantu meringankan beban para korban. Bantuan yang diberikan kepada korban berupa 1.000 paket sembako.

Namun faktanya, bantuan tersebut belum diterima dan disalurkan kepada korban banjir di beberapa desa terdampak banjir yang konon pembagiannya dipercayakan kepada pihak kepala desa (Kades). Seperti di Desa Tanggumong Kecamatan, Kota Sampang.

“Sampai saat ini tidak ada sama sekali bantuan diberikan Kades termasuk mengatasnamakan dari H. Slamet Junaidi. Padahal banjir melanda sudah ke empat kalinya,” terang Katiyeh (50) warga Desa Tanggumong dengan logat maduranya saat ditemui mediamadura.com, Sabtu (11/2) kemarin.

Sementara saat mencoba mengklarifikasi kepada Pj Kades Tanggumong Halimi, yang bersangkutan tidak berada di rumahnya.

“Jam segini ada di luar pak,” kata anak muda yang enggan disebutkan namanya dan mengaku masih famili Kades Tanggumong.

Terpisah, Anggota DPR RI H. Slamet Junaidi membenarkan dirinya membagikan 1.000 paket bantuan sembako kepada korban banjir dan merupakan hasil sumbangan bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) AKD Sampang. Sehingga diakomodir langsung oleh Ketua AKD H. Abdullah Hidayat (AB).

“Saya memang berkeinginan pembagian itu tidak diekspos di media, karena khawatir dikira pencitraan seperti kejadian sebelumnya. Soal pembagian kemarin ini hasil ide Ketua AKD dan sempat menyarankan tidak memasang nama saya. Kenyataannya tetap terpasang sehingga saya marah,” tegas pria yang akrab disapa H. Idi itu di balik telepone.

Disinggung soal pembagian bantuan sembako diduga sengaja tidak diberikan kepada korban banjir oleh oknum Kades di beberapa daerah terdampak banjir seperti di Desa Tanggumong, H. Idi merespon kaget. Sehingga, ia langsung akan menghubungi kepada Ketua AKD Sampang.

“Coba saya konfirmasi ke Ketua AKD dulu ya biar jelas alasannya kenapa tidak di distribusikan ke korban,” tandasnya.

Sementara saat mengkonfirmasi ke Ketua AKD Sampang H. Abdullah Hidayat belum bisa memberikan keterangan. Nomor telepon yang biasa dihubungi terdengar tidak aktif dan pesan singkat belum ada jawaban.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan