Pamekasan, 10/2 (Media Madura) – Nasib nahas menimpa Ria (23) dan dua temannya, Mohammad Yakubul Wiyono (21), dan Sodik (25). Ketiganya menjadi korban penjambretan di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Patemon, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (9/2/2017), pukul 22.50 WIB.

Peristiwa itu terjadi saat mereka usai makan malam di kawasan PKL Sae Salera di Jalan Niaga. Saat itu mereka tengah perjalanan pulang ke Jalan Kangenan.

Tiba-tiba pengendara lain, yang tak adalah pelaku memepet sepeda motor yang mereka kendarai. Lokasi kejadian berjarak 50 meter sebelah selatan Pos Lantas Polres Pamekasan.

Korban berboncengan bertiga terjatuh terjerembab ke aspal, setelah ditendang pelaku yang diketahui mengendarai sepeda motor Honda Beat. Pelaku berjumlah dua orang.

Selain korban mengalami luka cukup serius di bagian lengan dan kaki, juga kehilangan tas berisi sebuah ponsel dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Tas tersebut milik Ria.

Dua pelaku berhasil merampas tas, tanpa kompromi langsung melarikan diri ke arah selatan. Di antara tiga korban tidak mengenali wajah pelaku. Cuma salah satu pelaku mengenakan anting di telingan kiri tanpa menggunakan helm.

“Saya lihat pelakunya naik sepeda motor Honda Beat melaju ke arah selatan,” ucap Mohammad Yakubul Wiyono.

Korban sempat teriak jabret. Mendengar teriakan itu, warga yang ramai minum kopi di eks Stasiun PJKA mendatangi lokasi sumber suara. Tapi, pelaku sudah tidak kelihatan.

Selanjutnya, ketiga korban yang merengek kesakitan akibat luka dibawa ke RSUD Slamet Martodirjo. Di IGD mereka dirawat.

“Lengan kanan dan kaki saya luka dengan kondisi kulit terkelupas,” imbuhnya.

Muhammad Yakubul Wiyono, warga Jalan Kangenan III, Kelurahan Kangenan, Kecamata Kota/Pamekasan, Ria warga Desa Bulai, Kecamatan Galis dan Sodik warga Desa Mongging, Kecamatan Pademawu Pamekasan.

Setelah dirawat di IGD, ketiganya dijemput oleh teman-temannya untuk dibawa pulang. Mereka meninggalkan rumah sakit Jumat (10/2/2017), pukul 01.15 WIB dini hari.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan