Sampang, 3/2 (Media Madura) – Jumat (3/2/2017) siang, hari ketiga banjir merendam wilayah Kota Sampang, Madura, Jawa Timur. Kini genangan air mulai surut.

Kondisi jalur lalu lintas penghubung Kota Sampang ke Kecamatan Omben dan Karang Penang sudah bisa dilalui oleh kendaraan seperti di Jalan Imam Bonjol.

Begitu pun, untuk Jalan Trunojoyo tepat di depan Monumen Sampang yang sebelumnya jalur tersebut dialihkan karena terendam banjir akibat luapan Sungai Kamuning.

“Untuk genangan air banjir di Jalan Imam Bonjol sekitar 10 – 20 cm dan sudah bisa dilalui kendaraan. Sedangkan di Jalan Suhadak air banjir masih 20 – 30 cm,” terang Anggota Tagana Dinsos Sampang Abd Karim di balik telepon, pukul 15.00 WIB.

Kata Karim, warga mulai membersihkan rumahnya dari sisa lumpur banjir yang merendam selama tiga hari sejak Rabu (1/2) hingga Jumat (3/2) ini. Tak terkecuali sejumlah pertokoan yang berada di Jalan Panglima maupun Jalan Trunojoyo.

“Semoga saja tidak ada banjir susulan dan aktifitas warga kembali normal,” harapnya.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang saat ini meski banjir mulai surut masih tersisa tiga Desa dan tiga Kelurahan terendam banjir.

Diantaranya, Desa Gunung Maddah, Pasean, Panggung sedangkan untuk kelurahan yakni Kelurahan Dalpenang, Gunung Sekar dan Rongtengah. Ketinggian air di Desa Gunung Maddah dari 10 sampai 60 cm.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPBD Sampang Anang Djoenaidi mengatakan, banjir lambat surut lantaran ada beberapa pembangunan drainase yang belum selesai sehingga membuat aliran air tidak lancar.

“Kami berencana akan melanjutkan memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada warga yang rumahnya masih terendam banjir dan diperkirakan banjir akan surut sore ini, karena ada beberapa titik sudah surut total,” ucapnya.

Reporter: Ryan Hariyanti
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan