Pamekasan, 30/1 (Media Madura) – Tiga dapur yang berhimpitan milik Nurul Mukarromah (23), warga Dusun Toroy, Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang, Senin (30/1/2017) pukul 01.00 WIB dini hari.

Menurut Nurul, sebelumnya dirinya mendengar angin bergemuruh dari belakang rumahnya dan kaget. Kemudian langsung keluar, untuk memastikan apa yang terjadi. Ternyata dapur belakang rumahnya sudah rata dengan tanah.

“Kejadiannya, saat dalam kondisi hujan, sehingga tetangga belum bisa membantu mebersihkan bekas bangunan itu,” katanya.

Ditambahkan oleh Nurul, pada pagi hari pembersihan dilakukan secara gotong royong. Warga saling membantu mengumpulkan puing-puing bangunan yang masih bisa diselamatkan.

“Sekarang sudah dibersihkan, dengan dibantu para tetangga,” tambahnya.

Warga lain, Rofik Alfaro mengatakan, tiga dapur yang terbuat dari gedek itu roboh akibat hujan deras dan angin kencang selama dua hari berturut-turut. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kejadiannya tengah malam, kencangnya angin itu karena ada di pinggir laut,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui kerugian yang dialami korban.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan