Sampang, 22/1 (Media Madura) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sampang memastikan dalam kurun waktu satu tahun ini di wilayahnya itu bakal mengalami krisis Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebab 164 PNS di Sampang akan memasuki masa pensiunan alias purna tugas.

“Jumlah PNS memasuki masa pensiunan ini didominasi oleh kalangan pengajar atau guru, pejabat struktural di lingkungan pemerintah,” kata Kabid Mutasi BKD Sampang Arief Lukman.

Dikatakan Arief, dengan demikian kekurangan pegawai tersebut akan membawa pengaruh pada kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupun kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Hal itu karena ada guru yang terpaksa harus dobel mengajar di sekolahan.

Satu-satunya jalan keluar untuk mengatasai kekurangan pegawai adalah dengan memaksimalkan pegawai di masing- masing SKPD melalui pendidikan dan pelatihan (diklat). Hal itu bertujuan agar mereka mempunyai keterampilan dan kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang ada.

“Tahun lalu BKD telah mengusulkan tambahan PNS ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, namun demikian hingga saat ini belum mendapat kepastian,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sampang Moh Hodai meminta melakukan pengajuan rekrutmen PNS kepada pusat, pasalnya kondisi tersebut akan sangat berpengaruh terhadap pelayanan yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat.

“Apalagi di bagian tenaga pendidik banyak kekurangan, yang jelas ini akan berpengaruh, kami berharap pemkab untuk aktif mengganti kekosongan,” harapnya.

Penulis: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmafi

Tinggalkan Balasan