Pamekasan, 16/1 (Media Madura) – Sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sederajat di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur belum siap secara fasilitas menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017 tahun ini.

“Prasarana di sekolah kami belum siap. Sebab, komputer yang ada belum mencapai 30 persen dari total 305 siswa yang akan mengikuti UNBK, namun kalau Kesiapan materi sudah 100 persen,” kata Asisten Waka Kurikulum Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Pamekasan, Ali Mahbub, Senin (16/1/2017).

Oleh karena itu, pihak sekolah sudah mengajukan 85 komputer kepada disdik provinsi. Sebab, sekolah yang berada di jalan Jokotoke itu hanya memiliki 15 unit komputer.

“Namun sekolah sudah mengajukan biar pelaksanaan nanti sesuai harapan,” tambahnya.

Hal senada dikatakan oleh Kepala SMA Islam An-Nidhomiyah, Pamekasan, Moh Aliyulhaq, di sekolahnya 100 persen hanya siap di bidang materi ujiannya saja. pasalnya, sekolah tersebut baru berdiri dan minim fasilitas.

“Sekolah kami siap ikut ujian, tapi kalau UNBK fasilitasnya tidak ada, yang jelas berdampak kurang baik pada kami,” katanya.

Berbeda dengan yang dikatakan Waka Kurikulum SMKN 2 Pamekasan, Achmad Junaidi Fajar. Ia mengatakan fasilitas komputer di sekolahnya sudah memadai. Karenanya pimpinan sekolah tinggal memantapkan materi. Bahkan dari sisi teknis, 90 persen sekolah ini siap menggelar UNBK.

”Tinggal memantapkan materi. Murid di sekolah ini juga sudah terbiasa melakukan UNBK,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur, Wilayah Pamekasan, Slamet Goestiantoko mengatakan, bahwa seluruh sekolah jenjang SMA dan sederajat akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer.

Persoalan sekolah yang mengalami kendala komputer, akan dicarikan jalan keluarnya. Apalagi tahun ini Kemendikbud menyediakan 80 ribu unit komputer untuk dibagikan ke sekolah yang melaksanakan UNBK.

”Pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMA dan SMK itu kan tidak bersamaan. Jadi, pada saat pelaksanaan di SMA, sekolah yang tidak punya komputer pinjam dulu punya SMK. Begitupun sebaliknya,” tukasnya.

Penulis: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan