Sampang, 12/1 (Media Madura) – Sebanyak 8.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang belum menerima gaji bulanan. Hal itu merupakan dampak adanya perombakan Struktur Organisasi (SO) yang dilakukan beberapa waktu lalu.

“Ya benar sampai saat ini PNS di Sampang belum digaji, ini murni dampak perombakan SO. Kalau nanti berkas administrasi dari masing-masing dinas sudah rampung pasti gajinya bisa dicairkan,” terang Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Phutut Budi Santoso melalui Kabag Humas Yulis Juwaini, Rabu (11/1/2017).

Yulis mengatakan, belum dicairkannya gaji PNS itu hanya pada bulan Januari ini. Itu pun persoalannya bukan hanya terjadi di Kabupaten Sampang, melainkan terjadi di daerah lain.

“Gaji bulan merupakan hak PNS, meksi terlambat tetap akan dicairkan, Insya Allah tanggal 15 ini bisa dicairkan,” jelasnya.

Belum dicairkannya gaji para abdi negara itu dirasakan juga oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagri) Sampang Wahyu Priyantono. Ia menerangkan, keterlambatan gaji dikarenakan saat ini dalam tahap proses pengajuan pencairan. Bahkan, juga harus melaporkan ke bank atas perubahan SO.

“Memang belum digaji mas, perombakan ini membuat masing-masing dinas harus menyesuaikan dengan SO baru dan butuh waktu seperti harus merubah rekening lama sebagaimana jabatan kita yang baru,” katanya.

Namun, ia mengaku tidak keberatan belum menerima gaji. Sebab, tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat ini gaji PNS sudah bisa dicairkan.

“Sudah banyak yang nyetor, jadi tingal verifikasi dari keuangan, kalau tidak ada perubahan pertengahan bulan Januari ini sudah bisa mencairkan,” tutur mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikatarung) itu.

Terpisah, Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sampang, Arif Lukman Hidayat, menerangkan total jumlah PNS di kabupaten Sampang dari eselon II hingga eselon IV ada sekitar 8 ribu PNS.

“Ya mas kurang lebih jumlah PNS 8 ribu,” singkatnya.

Penulis: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan