25.1 C
Madura
Selasa, Desember 9, 2025

Umumkan Pilkades Serentak Digelar April, Sekda Pamekasan Singgung Soal Vaksinasi

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Pamekasan, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Pamekasan akhirnya memutuskan untuk menggelar Pilkades serentak pada bulan April 2022 mendatang. Pengumuman pelaksanaan Pilkades serentak itu menyusul desakan dari perwakilan desa yang menggelar demo hingga menginap di depan pendopo Ronggosukowati.

Tetapi meskipun Pilkades serentak dipastikan digelar pada bulan April, Sekretaris daerah Kabupaten Pamekasan Totok Hartono masih menyinggung soal Vaksinasi COVID-19 di wilayah itu.

Pihaknya khawatir, jika vaksinasi belum tuntas sesuai dengan target pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah pusat, maka akan terjadi klaster penularan COVID19.

“Di tengah situasi seperti ini harapannya tetap vaksin sesuai dengan edaran Mendageri, ikut membantu mendorong percepatan capain vaksin ini, biar tidak terjadi klaster baru (COVID-19) dalam Pilkades serentak,” katanya. Kamis 09/12/12) malam.

Totok juga berharap agar pemerintah dan rakyat tetap bersatu khususnya dalam mensukseskan penyelenggaraan Pilkades serentak tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan bersama.

Seperti diketahui, hingga saat ini Kabupaten Pamekasan masuk kabupaten dengan angka vaksin terendah di Jawa Timur. Program vaksinasi terus berjalan, bahkan petugas mendatangi rumah-rumah warga hingga ke pelosok desa.

Bahkan, atas kerja sama antara Proinsi Jawa Timur, Pemkab Pamekasan, Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya, vaksinator dari Jawa Timur, baik dari unsur TNI dan Polri juga diperbantukan untuk bertugas di Kabupaten Pamekasan guna mempercepat cakupan vaksinasi di wilayah itu.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. Nanang Suyanto mengatakan, kehadiran vaksinator yang diperbantukan oleh Polda Jawa Timur maupun dari TNI sangat mendukung dan membantu dalam meningkatkan cakupan vaksinasi di wilayah itu.

“Hal itu sangat menbantu kami dalam rangka meningkatkan cakupan vaksinasi di Kabupaten Pamekasan,” katanya.

Dijelaskan, capaian vaksinasi akan menjadi ukuran level PPKM di seluruh wilayah di Indonesia. Sehingga pihaknya terus bekerja agar target vaksinasi bisa tercapai.

“Ada dua hal yang menentukan level PPKM di satu wilayah. Pertama capain vaksinasi secara umum dan yang kedua lansia,” paparnya.

Padahal hingga saat ini angka vaksinasi di Kabupaten Pamekasan masih tergolong rendah, yakni untuk vaksinasi dosis pertama masih 32,16% dan dosis kedua 16,62%. Untuk vaksinasi lansia dosis pertama 16,11% dan dosis kedua 6,98%.(Arf/Ist)

spot_img
- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article