Titin Dikandangkan Sebagai Direktur RSUD Sampang, DPRD: Sudah Hilang Kepercayaan

Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Keputusan tegas diambil Bupati Sampang Slamet Junaidi, yang melakukan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Sampang, Senin (3/5/2021) kemarin.

Pelantikan tujuh pejabat administrator yang berlangsung di Pendopo Trunojoyo Sampang, salah satunya menyeret nama Direktur Utama RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Titin Hamidah.

Titin menduduki pucuk pimpinan rumah sakit plat merah sekitar 10 tahun, kini dipindah sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB).

Posisi Dirut RSUD dr Mohammad Zyn Sampang diisi oleh dr. Agus Akhmadi, yang pernah menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit PHC Surabaya. Pria kelahiran Kota Pahlawan tersebut merupakan lulusan Pasca Sarjana Magister Kesehatan dengan jurusan Ilmu Manajemen Administrasi Rumah Sakit.

Pergantian ini direspon baik oleh Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh Iqbal Fathoni. Ia mengapresiasi keputusan bupati dan menilai pelantikan sebagai wujud dari perhitungan konkrit terkait kapasitas serta penilaian kinerja pimpinan rumah sakit.

“Sangat bagus kami apresiasi itu, terima kasih setinggi-tingginya karena selama ini pelayanan di rumah sakit tidak maksimal, ini (mutasi-Red) yang ditunggu masyarakat,” ucap Iqbal Fathoni.

Kata dia, selama ini tingkat kepercayaan masyarakat kepada rumah sakit telah hilang akibat pelayanan buruk. Maka, keberadaan pimpinan baru itu diharapkan mampu memperbaiki sistem pelayanan maupun internal rumah sakit demi mengembalikan kepercayaan.

“Sudah hilang kepercayaan rumah sakit, mereka lebih memilih berobat keluar Sampang, otomatis ini berdampak terhadap PAD kita,” ujarnya.

Politisi muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menuturkan, selain mengembalikan kepercayaan, tenaga medis rumah sakit diharapkan tak perlu membedakan para pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan maupun umum.

Keramahan kepada pasien menjadi kunci utama dalam meningkatkan pelayanan. Hal ini agar tidak berbanding balik dengan hasil capaian kinerja rumah sakit.

“Orang berobat di rumah sakit ketika diberi senyuman saja sudah merasa enak dan nyaman, jangan terlalu ribet administrasi apalagi konon rumah sakit Sampang selalu naik kelas akreditasinya,” kata Fafan panggilan akrab Iqbal Fathoni.(Ryan/Arf)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.