Siswa SD Dinyatakan Positif, Sekolah Terapkan Wajib Belajar Dari Rumah

Ditutup karena pihak sekolah menerapkan belajar dari rumah (BDT) pasca siswanya dinyatakan positif terpapar virus Corona. (Ryan/MM).
Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Setelah seorang siswa dinyatakan positif terpapar virus Corona, kegiatan belajar di SDN Gunung Sekar 1 Kota Sampang terpaksa menerapkan belajar dari rumah (BDR).

“Sebelumnya kita menerapkan uji coba belajar tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah di Sampang, tapi untuk SDN Gunung Sekar 1 saat ini ditutup dan belajar di rumah,” ucap Plt Kepala Dinas Pendidikan Sampang Nur Alam, Rabu (2/12/2020).

Penerapan ini mulai dilakukan sejak Senin (30/11) kemarin pasca siswa kelas VI di sekolah tersebut terinfeksi positif virus Corona hasil tes swab. Siswa itu kini diisolasi mandiri.

“Uji coba belajar tatap muka sudah sesuai protokol kesehatan, terpaparnya siswa SDN Gunung Sekar 1 bukan klaster sekolah,” ujarnya.

Menurut Nur Alam, pernyataan dirinya dikuatkan dari keterangan pihak keluarga. Siswa itu tertular dari kakeknya yang sebelumnya datang dari Bali. Kini, kakeknya meninggal dan sempat diisolasi.

“Kakeknya merupakan pensiunan Disdik, sempat pulang ke Madura dengan kondisi sakit tapi balik lagi ke Bali dan meninggal,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, siswa tersebut dikabarkan meninggal dunia pasca kakeknya juga meninggal di Bali. Namun kabar tersebut tidak benar dan kini siswanya masih diisolasi. Sedangkan kakeknya benar meninggal dunia.

Reporter : Ryan
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.