Poltera Sampang Tanggapi Kabar Penahanan Ijazah Mahasiswa

Direktur Poltera Arman Jaya membuka langsung prosesi wisuda daring di halaman gedung Poltera. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Politeknik Negeri Madura (Poltera) Sampang menyikapi kabar burung terkait beban biaya sewa toga mahasiswa hingga ancaman penahanan ijazah wisudawan ke VI angkatan tahun 2017.

Kabar ini mencuat pasca digelarnya prosesi wisuda daring ditengah pandemi COVID-19 yang diikuti 220 wisudawan pada Sabtu (26/9/2020) kemarin.

Hal itu ditegaskan Humas Poltera Sampang Taufik Hidayat. Ia mengatakan, semua kabar tersebut tidak benar dan perlu diklarifikasi. Menurutnya, selama ini dosen tidak mempunyai kewenangan untuk melakukan penahanan ijazah.

Karena sesuai pengumuman, pembagian ijazah, transkip nilai, dan legalisir akan diberikan tepat tanggal 5 Oktober 2020 mendatang.

“Poltera tidak pernah membuat surat edaran atau pengumuman terkait penahanan ijazah itu, kami juga tidak pernah mewajibkan wisudawan untuk sewa toga, mereka boleh pinjam atau sewa tempat lain silahkan,” tegas Taufik, Selasa (29/9/2020) siang.

Dia menambahkan, ijazah mahasiswa sudah diserahkan kepada bagian akademik bukan melalui dosen. Tugas pokok dosen sebagai pengajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Jadi dosen tidak ada hubungannya dengan penyerahan ijazah, semua sudah ada bagiannya,” kata Taufik.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.