Melihat Wisata Kebun Jeruk Samiran, Pengunjung Bebas Makan Sepuasnya

Pamekasan, (Media Madura) – Di Desa Samiran, Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terdapat kebun jeruk yang kini telah menjadi lokasi wisata dan kerap dikunjungi oleh masyarakat, tidak hanya dari Pamekasan tetapi berbagai wilayah di Madura bahkan luar Madura.

Di lokasi kebun ini, tepatnya di Dusun Kalimati, terdapat empat kebun. Jumlah pohon jeruk mencapai ratusan dengan buah yang sangat lebat.

Salah satu pengelola kebun yang dikelola satu keluarga petani ini, Ani mengatakan kebun jeruk tersebut sudah dirintis selama 7 tahun lamanya dan bertahan hingga saat ini.

Dikatakan, masa panen kebun dan bisa dipetik oleh pengunjung pada bulan Juni, Juli hingga Agustus dan dalam setahun hanya panen satu kali.

“Tetapi kalau musim sedang bagus dan perawatan maksimal bisa panen dua kali, biasanya akhir tahun juga panen,” katanya kepada media ini.

Dikatakan Ani, Pengunjung bisa sepuasnya makan tetapi apabila ingin membawa pulang akan dihitung perkilogram.

“Kami sediakan plastik dan kalau pengunjung mau bawa pulang ya kita hitung setiap kilonya. Perkilogram Rp 15 ribu,” katanya.

Bagi setiap pengunjung harus membayar karcis masuk Rp 10 ribu untuk dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak. “Kami bukanya pagi jam 8.00 WIB dan tutupnya sore pukul 16.00 WIB,” kata anak dari pemilik kebun ini.

Kebun jeruk ini setiap harinya selalu ramai dikunjungi warga dan puncak keramaiannya biasanya pada hari libur. “Kalau hari libur khususnya Sabtu dan Minggu biasanya sangat ramai,” urainya.

Berdasarka pantauan media ini, jeruk di kebun ini jenis dan ukurannya bermacam-macam. Pohonnya tidak terlalu tinggi bahkan banyak buah yang menyentuh tanah dan lokasinya cukup rindang. Di siang hari pengunjung bisa berteduh di bawah pohon sambil menikmati jeruk segar. Apalagi rasanya sangat manis.

Reporter : Ist
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.