Pasien Positif Covid-19 di Sampang Tanpa Riwayat Perjalanan, Tapi

Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Sampang menggelar konferensi pers perkembangan terkini penanganan virus Corona, Rabu (13/5/2020) pukul 11.30 WIB. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Satu pasien positif terpapar virus corona atau Covid-19 asal Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Kota, Sampang, diketahui tanpa ada riwayat perjalanan dari luar daerah.

Hal itu disampaikan Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sampang H Slamet Junaidi dalam konferensi pers di Pendopo Bupati Jalan Wijaya Kusuma, Rabu (13/5/2020) siang.

Slamet Junaidi mengatakan, penyebaran virus Corona tidak serta merta langsung tertular. Kemungkinannya ada orang yang membawa dan menjemput.

“Pasien inisial A ini tidak melakukan perjalanan keluar kota, namun demikian banyak familinya yang datang dari Pontianak, Surabaya, dan Lumajang sampai nginep beberapa hari, mereka datang ke resepsi pernikahan pasien, artinya bahwa ada yang nganterin ke Sampang,” ucap Slamet Junaidi.

Pada tanggal 5 April 2020, pasien melangsungkan resepsi pernikahan. Sementara hasil deteksi tim gugus tugas, keluarga pasien yang datang ke resepsinya ada yang mengalami sakit.

Saat itulah, sejak tanggal 23 April, pasien ada keluhan sakit tenggorokan, kehilangan indra penciuman dan indera perasa.

“Setelah nikah si pasien mengalami keluhan itu, maka ketika di rapid test ada reaktif sehingga ditindaklanjuti ke Swab dan hasilnya dinyatakan positif,” jelasnya.

Hal senada ditambahkan Tim Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sampang Agus Mulyadi. Dirinya menjelaskan kronologis pasien yang terpapar virus Corona.

Tanggal 24 April, pasien sempat memeriksakan kesehatannya ke Poli Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dan disarankan untuk dirawat ke RSUD Dr Mohammad Zyn Sampang.

“Besoknya dirawat di BLK Sampang dan tanggal 30 April dilakukan uji Swab, jadi tidak ada riwayat perjalanan dari luar daerah hanya saja setelah kami telusuri pasien ini pernah kulakan ke Surabaya membantu usaha orangtuanya,” kata Agus.

Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan saat kulakan tersebut dalam claster resepsi nikah atau sebelumnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.