PWI Pamekasan Dialogkan Penanganan Corona Bersama JTV Madura

Ketua PWI Pamekasan, Abd Aziz

Pamekasan, (Media Madura) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Kamis, 19 Maret 2020 ini akan menggelar dialog publik tentang penanganan kasus corona bersama JTV Madura.

“Kegiatan ini penting kami gelar, untuk memberikan pemahaman pada publik seputar corona,” kata Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz dalam rilis yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Rabu (18/3/2020).

Dalam dialog ini ada tiga narasumber yang diundang sebagai pembicara pada acara yang akan dipandu oleh Sekretaris PWI Pamekasan, Esa Arif AS itu.

Masing-masing Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pamekasan Totok Hartono, Ketua Penanggulangan Virus Corona (COVID-19) Pamekasan Akmalul Firdaus, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Farid Anwar.

Dialog yang digelar dalam program “Spektrum” yakni program dialog hasil kerja sama antara PWI Pamekasan dengan JTV Madura, akan membahas beberapa hal seputar corona.

Antara lain tentang penanganan dan penanggulangan corona, pencegahan, serta upaya yang telah dan akan dilakukan oleh Pemkab Pamekasan.

Selain itu, melalui dialog ini, PWI Pamekasan ingin mengedukasi masyarakat akan pentingnya menyaring informasi yang bisa dipertanggung jawabkan terkait coronya, mengingat selama ini banyak informasi bohong yang menyebar secara luas, yang sengaja diproduksi oleh oknum yang tidak berlangsung jawab.

“Jadi, dialog ini juga bagian dari tanggung jawab moral PWI Pamekasan kepada publik dalam ikut memberikan pendidikan publik,” kata Aziz.

Sementara itu, jumlah kasus baru penyakit akibat virus corona (COVID-19) yang dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 17 Maret 2020 mencapai 11.526 kasus secara global atau menurun dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai angka tertinggi 13.903 kasus.

Berdasarkan laporan situasi harian WHO terkait COVID-19, total kasus secara global menjadi 179.112 kasus dengan total kematian 7.426 jiwa (475 angka kematian baru).

Penurunan angka kasus baru tersebut tidak bisa disebut sebagai tren penurunan kasus dikarenakan negara Iran tidak melaporkan adanya kasus baru dan kasus kematian per hari kemarin. Pada hari sebelumnya, yaitu 16 Maret 2020, Iran mencatat 2.262 kasus baru (total 14.991) dan 245 kematian baru (total 853).

Namun demikian, kasus COVID-19 baru di beberapa negara Eropa yang menjadi episentrum seperti Italia dan Spanyol memang mengalami penurunan kasus dibanding hari sebelumnya.

Di Italia (total 27.980) bertambah 3.233 kasus baru berkurang dari hari sebelumnya yang pertambahan kasusnya mencapai 3.590 per hari. Di Spanyol (total 9.191) bertambah 1.438 kasus, berkurang dibanding hari sebelumnya yang bertambah 2.000 kasus.

Kasus COVID-19 di Spanyol kini menjadi terbanyak ketiga di luar China menyalip kasus di Korea Selatan. Korea Selatan konsisten menekan kasus baru di bawah 100 yaitu 84 kasus baru per hari kemarin (total 8.320) dengan enam kematian baru (total 81 kematian).

Kasus terbanyak lainnya berada di Prancis (6.573), Jerman (6.012), Amerika Serikat (3.503), Swiss (2.200), Inggris (1.547), Belanda (1.413), Norwegia (1.169), Austria (1.132), Belgia (1.085), dan Swedia (1.059).

Sementara kasus positif COVID-19 di Indonesia meningkat menjadi 172 orang, dengan lima orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Sembilan pasien dinyatakan pulih dan sudah kembali ke rumah.

“Kabupaten Pamekasan ini memang termasuk kabupaten yang aman. Namun demikian, upaya antisipatif perlu terus dilakukan,” kata Pewarta Perum LKBN Antara wilayah Madura ini, menjelaskan.

Rilis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.