Warga kesulitan air bersih karena dampak musim kemarau (Dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Kekeringan pada musim kemarau tahun 2019 di daerah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur melanda hingga 310 dusun.

Dikatakan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Akmalul Firdaus, di 310 dusun itu tersebar di 78 Desa pada 10 Kecamatan. Rata-rata darurat air bersih untuk kehidupan sehari-hari.

“Pemetaan kekeringan itu mengacu pada data krisis air bersih tahun 2018 lalu,” katanya, Senin (22/7/2019) pagi.

Saat ini tambah Firdaus, instansinya mulai mendistribusikan air bersih ke beberapa desa terdampak kekeringan, seperti di daerah pantai utara (Pantura). “Suplai air bersih sudah dimulai kok,” tambahnya.

Desa-desa yang terdampak kekeringan, yang menerima pengiriman awal diantaranya Desa Bujur Barat, Bujur Timur Kecamatan Batumarmar, Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan dan Desa Padelegan, Desa Baddurih Kecamatan Pademawu.

“Pendistribusian awal terdampak kekeringan itu hanya di prioritaskan pada desa-desa terdampak kekeringan dan yang membutuhkan bantuan air bersih lebih awal,” tegas Firdaus.

Sementara untuk desa lainnya terdampak kekeringan akan masuk dalam tanggap darurat yang akan dilaksanakan awal bulan Agustus mendatang.

Reporter : Ahmad Rifqi
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.