Tim lembaga falakiyah PCNU Sampang saat Rukyatul Hilal di areal pelabuhan Desa Taddan Kecamatan Camplong, Selasa (15/5/2018) pukul 16.00 WIB. (Ryan Hariyanto/MM).

Pamekasan, (Media Madura) – Tim Rukyatul Hilal di beberapa lokasi di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, gagal melihat hilal, Selasa (15/5/2018) sore.

Ketua Tim Lembaga Falakiyah PCNU Pamekasan, Hosen mengatakan, hilal tidak bisa terlihat karena masih rendahnya ketinggian hilal. Posisinya, masih berada di bawah ufuk.

“Kami tim rukyat, baik di IAIN (Madura) dan Pantai Branta tidak melihat hilal, karena ada di bawah ufuk,” ungkap Suudi kepada mediamadura.com.

Untuk itu, penetapan 1 Syawal 1440 Hijriah menunggu sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

“Keputusan masih nunggu di Jakarta, tapi di Pamekasan tidak terlihat, termasuk di beberapa daerah di Indonesia” tambahnya.

Menurutnya, batas normal hilal terlihat lebih 2 derajat di atas ufuk. Ia menghimbau agar masyarakat di Kabupaten Pamekasan agar mengikuti keputusan pemerintah dalam penentuan awal Ramadan 1440 Hijriah.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.