Ilustrasi pilkades

Pamekasan, (Media Madura) – Kurang lebih sebanyak 40 desa yang tersebar di 13 Kecamatan, di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tidak mempunyai Kepala Desa (Kades) definitif karena masa tugasnya habis.

“Ada sekitar 40 desa. Saat ini posisinya diduduki Penjabat (Pj) yang berasal dari Aparat Sipil Negara (ASN),” kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Muttaqin, Kamis (23/5/2019).

Menurut Muttaqin, Pj yang diangkat tidak mesti pegawai kecataman. ASN asal desa setempat juga bisa diangkat. Yang penting paham bidang pemerintahan desa.

“Penjabat kades bagi desa yang masa jabatan kadesnya selesai jauh sebelum pelaksanaan pilkades, karena tidak boleh ada kekosongan pimpinan di desa itu,” tambahnya.

Terhitung ada 93 desa yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019 tahun. Tahun ini merupakan ketiga kalinya Pemkab Pamekasan menggelar Pilkades serentak.

Pilkades serentak tahun ini merupakan terbanyak ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaan Pilkades tahun ini menunggu penetapan dari Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

“Pilkades serentak pertama diikuti sebanyak 71 desa pada 2015, kemudian di 2017 lalu pilkades serentak digelar di 13 desa. Sekarang kami sedang perencaan pelaksanaanya, selesai lebaran kami akan mulai sosialisasi ke desa-desa,” pungkas Muttaqin.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.