Proyek Jalan Senilai Rp 20 Miliar di Sampang Tak Kunjung Terwujud

Dok: Jalan nasional banyak rusak dan berlubang di sepanjang Kabupaten Sampang, Madura. (Ryan Hariyanto/MM).

LSampang, (Media Madura) – Pelebaran akses jalan provinsi yang menghubungkan Kota Sampang menuju Kecamatan Ketapang tidak kunjung dimulai. Padahal, proyek sepanjang 4 kilometer yang dianggarkan Rp 20 miliar ini sudah masuk pada proses penunjukan pemenang. Jumat (3/5/2019).

Informasi yang diterima, penandatangan kontrak dilaksanakan pada Senin 15 April kemarin. Namun nyatanya, hingga awal bulan Mei ini proyek puluhan miliar dari Pemerintah Provinsi Jatim tersebut belum juga dikerjakan.

Sementara pemenang tender program paket rekontruksi dan pelebaran jalan Sampang-Ketapang yaitu PT Royan Jaya. Harga penawarannya Rp 17.899.776.957.92 dari nilai pagu Rp 20.000.000.000.00

“Iya tahun ini memang ada proyek pelebaran jalan Sampang-Ketapang sepanjang 4 kilometer dianggarkan Rp 20 miliar dari Pemprov Jatim, saat ini sudah proses penunjukan pemenang,” kata Kepala Pembantu UPT Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur di Sampang Moh Haris.

Meski demikian, PU Bina Marga di Sampang hanya mempunyai kewenangan bertanggungjawab ruas jalan yang akan diserah terimakan dalam pengerjaan kepada rekanan. Sehingga, diakuinya tidak mengetahui betul alasan belum dikerjakan rekontruksi dan pelebaran jalan.

“Semua itu tanyakan ke PPK bagian peningkatan di Surabaya, kalau ke saya kurang pas karena bukan PPK-nya, kewenangan saya hanya penanggungjawab ruas, apalagi kalau ada kerusakan silahkan ke rekanan yang ditunjuk sebagai pemenang,” tuturnya.

Haris menerangkan, selain kegiatan pelebaran jalan Sampang-Ketapang tersebut juga ada pelebaran jalan Sampang menuju Kecamatan Omben. Pemenang tender untuk pelebaran di Omben sepanjang 2,5 km ini adalah PT Amin Jaya Karya.

“Anggaran Rp 20 miliar ini ada dua paket, pertama ruas jalan Sampang-Ketapang dan Sampang-Omben, semua dikerjakan tahun ini juga,” pungkasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.