Polisi (Dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Pengamanan untuk pemilihan umum (Pemilu) pada 17 April mendatang di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan dijaga sebanyak 7.270 personel gabungan.

Hal itu Dikatakan Kabag Ops Polres Pamekasan, Kompol Jalaluddin. Menurutnya 7.270 personel itu akan distribusikan ke 3.133 yang tersebar di 13 kecamatan.

“Personel untuk penjagaan TPS ada 7.270 itu merupakan gabungan dari lintas sektor,” katanya, Sabtu (2/3/2019).

Rinciannya, tambah Jalal, 6.270 linmas atau hansip, 550 anggota Polisi Republik Indonesia (Polri), 250 BKO dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), 200 dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan.

“H-1 pemilu pengamanan sudah mulai berjaga-jaga,” tambahnya.

Selain itu, di kabupaten berslogan Gerbang Salam itu terbagi dua kriteria kategori TPS rawan, yakni TPS rawan 1 dan TPS rawan 2. Untuk TPS aman ada 3.000. TPS rawan 1 ada 133, sementara untuk TPS rawan 2 nihil.

“Yang dimaksud rawan 1 ini adalah medannya yang sulit dan jaraknya jauh. Seperti Kecamatan Tamberru, Pegantenan, dan Kecamatan Pasean,” jelas Jalal.

“Pengamanan di tiga kecamatan tentunya akan di pertebal dengan pengamanan lintas sektor,” tambahnya.

Selain itu, tambah Jalal, TPS khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A dan Lapas Narkoba Pamekasan.

“Untuk lancarnya pelaksanaan pemilu ini tentu peran serta masyarakat sangat penting. Mari semua jaga kondusifitas dan kelancaran pemilu mendatang,” pinta Jalal.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.