Pamekasan – Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Inf Letkol Inf M. Effendi M.S Sip memberikan materi Wawasan Kebangsaan di Pondok Pesantren AL-Hamidi, Banyuanyar Timur, Desa Potoan Daya, Kecamatan Palenggaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Rabu (13/02/2019) pagi.

Kegiatan yang diselenggarakan Bakesbangpol Pamekasan itu mengangkat tema “Pembinaan Wawasan Kebangsaan Bagi Santri Di Lingkungan Pondok Pesantrean”, kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri serta dihadiri pengasuh pondok pesantren tersebut KH. Rofii Bhaidawi.

Dalam pemberian materi ini, Dandim menyampaikan pembahasan dan memberikan gambaran tentang keadaan negara saat ini di berbagai bidang seperti bidang politik, ideologi dan keamanan.

Dandim berharap sebagai TNI bisa mendapatkan pasukan cadangan apabila Indonesia berada dalam keadaan yang tidak stabil.

“Untuk itu saudara semua adalah cadangan dari kami, lingkungan pesantren juga sudah termasuk Lingstra (lingkungan strategis) kita, dalam sejarah juga sudah jelas bahwa kita bisa merebut Negara Kesatuan Republik Indonesia ini berasal dari berbagai kalangan baik TNI, masyarakat para kiai, santri juga ikut berperan saat itu, “jelasnya.

Ia juga memberikan gambaran terhadap hal yang bisa mengamcam kedaulatan bangsa Indonesia seperti proxi war, yaitu perang adu domba, akan tetapi aktornya tidak menggunakan tangan sendiri akan tetapi perang dengan menggunakan tangan orang lain, seperti gerakan ISIS.

“Untuk itu kami berharap agar para santri harus bijak dan cermat dalam menyikapi setiap perubahan perkembangan situasi sehingga tidak terjerumus ke hal yang belum tentu benar dan dapat mengganggu keutuhan NKRI,” tuturnya. “Bangsa Indonesia ini sangat strategis karena ada di garis ekoator, sehinga mempunyai iklim yang bagus di mana ada dua musim setiap tahunnya yaitu musim kemarau dan penghujan, keuntungannya kita bisa bercocok tanam dengan menghasilkan hasil bumi yang melimpah, beda dengan negara yang berada di luar garis ekuator di mana dalam setahun bisa 3 atau 4 musim sehingga tidak bisa bercocok tanah dan secara otomatis kebutuhan pokok mereka kurang dan harus mengimpor dari negara lain, untuk itu marilah kita peduli pada lingkungan,alam serta negara yang kita cintai ini,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu ia juga meminta agar para Santri menjauhi barang haram seperti narkoba serta ikut memerangi berita hoax dan tidak mudah terhasut oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab sehingga dapat mengganggu stabilitas keamanan negara.

Sementara itu, pengasuh pondok pesantren AL-Hamidi, KH. Rofii sangat menyambut baik adanya pemberian materi wawasan kebangsaan yang diberikan oleh Dandim Pamekasan dan Tim lainnya.

“Kami sangat berterima kasih karena hal ini dapat menambah pengetahuan tentang bangsa Indonesia bagi para santri, kami berharap kedepan kegiatan ini dapat digelar kembali di Pondok kami,”ungkapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.