Riyanto (pakai songkok), salah satu tahanan kabur yang kembali

Sumenep, (Media Madura) – Tiga narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melarikan diri, Senin (4/2/2019).

Ketiganya ialah Matrawi (37), tahanan kasus penganiayaan, warga Batuputih, Hasan Basri (28), kasus narkoba, warga Kecamatan Batang-batang. Kemudian Riyanto (16), kasus pencurian, warga Kecamatan Batuputih.

Kepala Rutan Klas IIB Sumenep, Beni Hidayat mengatakan, ketiga tahanan tersebut kabur dengan cara memanjat dinding tembok masjid rutan, lalu melewati atap dan turun di area parkir dan lari ke barat.

“Kami ketahui ada tahanan kabur sekitar pukul 04.09 habis Subuh. Saat kami hitung usai salat berjamaah, ternyata kurang tiga orang,” terangnya, Senin (4/2/2019).

Setelah itu, pihaknya melihat rekaman CCV dan terlihat tiga orang turun dari sekitar parkiran. Ketiganya diduga kabur saat semua orang sedang salat subuh berjemaah.

“Tetapi satu tahanan atas nama Riyanto sudah menyerahkan diri melalui Polsek Ambunten lalu diantarkan ke kami,” jelasnya.

Menurut Beni, dari hasil introgasi dirinya terhadap Riyanto, kaburnya tahanan tersebut memiliki motivasi masing-masing. Seperti Riyanto, ia kabur karena kangen kepada istrinya yang tengah hamil tua.

“Untuk Riyanto ini, motivasinya kepikiran istri yang sedang hamil 9 bulan. Saat kabur, ia langsung ke rumah orang tuanya di Batuputih kemudian ke rumah istrinya di Ambunten. Tapi setelah dibujuk orang tuanya dia mau menyerahkan diri kembali,” tandasnya.

Saat ini, lanjut Beni, pihaknya telah membentuk tim bersama pihak Kepolisian untuk melakukan pencarian dan pengejaran terhadap dua tahanan yang masih dalam pelarian.

“Selain itu, kami juga akan melakukan evaluasi terhadap pengamanan. Karena saat kejadian kita siagakan lima petugas keamanan,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.