Sumenep, (Media Madura) – Plafon Dana Desa (DD) untuk 330 Desa di Kabupaten Sumenep, Madura, JawaTimur tahun ini dipastikan naik hingga Rp 60 miliar.

DD tahun ini total mencapai Rp 338 miliar, naik dari tahun lalu yang ditetapkan sebesar Rp 278 miliar. Sedangkan Alokasi Dana Desa (ADD) yang ditetapkan Pemkab tahun ini masih sama dengan 2018 sebesar Rp 123 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) Sumenep, A Masuni mengatakan, setiap tahunnya pagu dana perimbangan Pusat yang dikucurkan ke Desa melalui DD memang terus mengalami kenaikan.

“Bahkan tahun ini cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya,” ungkap Masuni, Selasa (22/1/2019).

Tahun ini, kata dia, program prioritasnya yaitu ditekankan pada pembangunan embung, pengembangan produk unggulan, pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan pembangunan sarana olahraga.

“Karenanya, pemerintah desa tidak boleh hanya fokus pada infrastruktur saja, namun peningkatan kualitas SDM juga diperhatikan,” ujarnya.

Masuni menyebutkan, dengan plafon anggaran DD yang cukup besar ditambah ADD, maka pagu keuangan desa yang harus dikelola tiap Desa diatas Rp 1 miliar.

“Nah, kami mengimbau keuangan negara itu agar dikelola secara profesional untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa sesuai perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.