Perahu Nelayan (doc/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Tercatat ada 14 ribu nelayan yang tercatat di Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Namun dari sebanyak itu hanya 10 persen yang mengantongi Surat Tanda Daftar Nelayan (STDN) sisanya masih belum.

Kepala Dinas Perikanan Pamekasan, Nurul Widiastuti, nelayan yang mengantongi STDN itu bisa dapat bermacam perlatihan menangkap ikan. Bagi mereka yang masih tidak pegang STDN mereka harus melakukan aktivitas mencari ikan secara mandiri.

“Kalau jumlah nelayan di Pamekasan sekitar 14 ribu, hanya saja yang mengantongi STDN baru 10 persen,” katanya, Jumat, (18/1/2019.

Nurul melanjutkan, dokumen tersebut sangat penting untuk kepentingan nelayan saat melaut, bahkan sosialisai terkait dengan STDN itu sudah dilakukan secara maksimal. “Sosialisasi sudah dilakukan itu secara maksimal,” tambahnya.

Pengurusan STDN itu, kata dia, sangatlah mudah, tujuannya agar para nelayan bisa mengurus STDN, apalagi yang berkapasitas 5 GT (Gross ton) ke bawah itu sudah digratiskan.

“Sosialisasi sudah maksimal, kalau untuk yang 5 GT ke bawah malah gratis pengurusannya, tapi itu, masih minim yang mendaftar,” ujar Nurul.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.