Gubernur Jatim Soekarwo meninjau stand pameran SMA double track di pendopo Sampang Jalan Wijaya Kusuma, Kamis (17/1/2019). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Gubernur Jawa Timur Soekarwo meresmikan pelaksanaan program SMA dan MA double track di pendopo Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (17/1/2019) pagi pukul 09.00 WIB.

Peresmian ditandai dengan pemukulan tong tong oleh Soekarwo, didampingi Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto, kiai dan ulama di pendopo Jalan Wijaya Kusuma.

Dalam peresmian itu diikuti sebanyak 86 peserta terdiri dari 76 SMA dan 10 peserta tingkat MA dan didampingi langsung oleh Kepala Sekolah SMA se Madura.

Soekarwo mengatakan, program SMA dan MA double track ini diharapkan bisa memberikan skill atau kompetensi tambahan kepada siswa. Melalui program tersebut bisa meningkatkan mutu pendidikan serta menanggulangi lahirnya pengangguran terbuka dari lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke pendidikan tinggi.

“Program SMA dan MA drouble track adalah solusi terbaik, hakikat penyelenggaraan trouble track ke pendidikan formal sebagai upaya meningkatkan keterampilan, pengetahuan, sikap dan kemampuan warga belajar dapat hidup mandiri,” kata Soekarwo saat sambutannya, Kamis (17/1/2019).

Pria akrab disapa Pakde Karwo ini menerangkan, berdasarkan data jumlah lulusan SMA tahun 2018 sebanyak 172.063 peserta didik. Namun yang melanjutkan ke perguruan tinggi ada 32,16 persen atau 55.341 peserta didik.

Artinya, peserta didik jenjang SMA masih sangat banyak yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi mencapai 116.722 peserta didik atau 67,84 persen.

“Inilah yang menjadi permasalahan tersendiri bagi pembangunan manusia di Jatim, karena peserta didik lulusan SMA banyak yang tidak dibekali skill dasar untuk terjun ke dunia kerja,” paparnya.

Sementara itu, Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto, menyampaikan pelaksanaan double track tersebut diikuti sebanyak 18 lembaga SMA/MA di Kabupaten Sampang. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi sekolah hingga bisa tetap bersaing dalam dunia kerja.

“Lounching program SMA dan MA double track yang ditempatkan hari ini di Sampang menjadi kehormatan dan kebanggaan utamanya terkait informasi industri persaingan sehingga nantinya mampu menghadapi di era industri,” tuturnya.

Jonathan menerangkan, dengan program tersebut lulusan SMA dan MA menjadi lulusan yang memadai dari segi kreatif, menjadi sasaran double trak ini sinergi steakholder harus terus menguat agar berjalan dengan baik.

“Saya ucapkan kepada Gubernur Jatim mudah-mudahan upaya mencetak yang terampil di ridhoi demi kemajuan Jatim,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Saiful Rachman di Sampang menyampaikan program double track terbanyak di Madura, terdapat 7 program meliputi jurusan multimedia, tehnik elektro, tehnik listrik, tata boga, tata busana, tata kecantikan, dan tehnik listrik.

“Dengan begitu peserta didik mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan usaha dengan bekal keterampilan bermutu dan mampu bersaing dalam dunia usaha dan industri,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.