Pamekasan, (Media Madura) – Untuk pertama kalinya, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memimpin apel jajaran PNS dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkab setempat. Rabu (27/09/2018) pagi.

Dalam apel akbar yang juga dihadiri Wakil Bupati Pamekasan Raja’e itu, Ra Baddrut Tamam (RBT) menyampaikan sejumlah hal penting kepada jajaran pemerintahan yang dipimpinnya itu.

Disela-sela pidatonya Baddrut bercerita. Sehari sebelumnya ia telah datang ke sejumlah pusat-pusat pelayanan masyarakat di lingkungan pemkab Pamekasan, dan menemukan ada pegawai yang tidak menakai sepatu. Pegawai tersebut diberi uang agar membeli sepatu dan tidak lagi memakai sandal ke kantor.


“Yang saya hawatirkan pak, tahu ada yang saya kasih uang karena gak pakai sepatu, nanti semuanya pakai sandal dan datang ke saya agar dibelikan sepatu. Wah berat juga itu,” katanya disambut tawa seluruh peserta apel.

Selain mencairkan suasana dengan bercanda. Baddrut menyampaikan sejumlah hal penting dalam apel perdana tersebut. Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini mengajak seluruh jajarannya agar mempunyai sudut pandang baru bagaimana membangun pamekasan hebat.

“Untuk membangun Pamekasan hebat, kedepan maka perlu ada sudut pandang baru. Ajunan satejeh (kalian semua) boleh menjadi apa saja di Kabupaten Pamekasan. Kalau mau jadi orang hebat, baik dan mau mendorong kemakmuran di Pamekasan, Asareng Abtinah (bersama saya),” tegas Pilitikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini yang disambut tapuk tangan.

Baddrut menegaskan, kedepan tidak ada lagi jual beli jabatan di semua jenjang jabatan, tetapi yang ada adalah kontrak kerja. Maka bagi yang tidak sanggup bekerja sesuai kontrak, tidak akan menjadi pejabat di lingkungan Pemkab Panekasan.

Selain itu, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini juga menegaskan, agar seluruh jajarannya merubah paradigma, yang awalnya pejabat ingin dilayani, menjadi melayani.

“Mari jadikan jabatan ini sebagai alat pengabdian, sebagai sarana ibadah, sebagai Wasilah, mari kita menjadi pelayan masyarakat Pamekasan yang baik,” pintanya.

Baddrut juga menegaskan, kedepan seluruh camat wajib menempati rumah dinas, dan jika tidak mau menempati maka tidak usah menjadi camat.

Ia juga menantang seluruh jajarannya dari semua OPD untuk membuat inovasi dan program kerja yang inovatif dalam rangka mempercepat pelayanan dan pembangunan Pamekasan.

“Kami sedang menyiapkan formula bagaimana memberikan reward (penghargaan) dan Punishmen (hukuman) bagi anda semua,” tegasnya yang disambut riuh.

Usai apel, RBT dan Raja’e mendatangi barisan peserta apel dan menyalami satu-persatu PNS dari seluruh OPD, bahkan melayani permintaan selfie.

Reporter : Arif
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.