Pelaku (pakai sarung) digelandang petugas

Sumenep, (Media Madura) – Harga nyawa begitu sangat murah. Itulah ungkapan miris terhadap peristiwa yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (24/9/2018) petang.

Diduga hanya gara-gara bersenggolan di jalan, MA (42), warga Dusun Bugis, Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa tega menghabisi nyawa SM (58), warga Dusun Sumba yang tak lain tetangga satu desa.

Kapolsek Kangean, Iptu Karsono menerangkan, peristiwa bermula saat korban bersama istrinya, JM dan cucunya pulang dari menjaga tempat wisata Sapo’ong dengan mengendarai sepeda motor.

Di tengah jalan korban bersinggungan dengan sepeda motor pelaku. Saat itu pula pelaku naik pitam. Korban ditampar sampai terjatuh. Juga menganiaya dengan menggunakan sebilah parang milik korban yang saat itu habis dipakai bersih-bersih di tempat wisata Sapo’ong.

“Kejadiannya di Dusun Batang Putih, dan karena sabetan parang itu korban mengalami luka parah hingga meninggal dunia,” papar Karsono, Selasa (25/9/2018).

Dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka robek di pelipis, kepala belakang tulang tengkorak pecah, robek pipi kiri sampai belakang telinga, robek pada pipi kanan sampai dagu, robek pada siku kanan dan hampir putus, robek pada tangan kiri, robek pada punggung tangan kiri, 4 jari tangan kiri putus, robek pada paha kiri, dan robek pada lengan kiri.

“Kami menyita rompi warna orange, celana warna krem, sarung parang milik korban, kaos dan sarung milik pelaku. Pelaku sudah kami tangkap dan segera dilakukan penyelidikan untuk proses hukum pelaku,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.