Lomba Agustusan Ricuh di Halaman Kantor Pemkab Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Gelaran Lomba Tarik Tambang Agustusan yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di halaman Pemkab setempat berujung ricuh.

Lomba tarik tambang yang diikuti antar instansi Satuan Kerja (Satker) itu amburadul lantaran panitia dianggap tidak tegas terhadap aturan lomba.

Dalam aturan main yang sudah ditetapkan sebelumnya, syarat peserta harus berasal dari unsur pegawai negeri sipil (PNS). Namun ternyata di lapangan, terdapat peserta lomba dari salah instansi, yang anggotanya justru non PNS.

Karena diketahui penonton dan peserta lain, penonton marah dan memprotes panitia pelaksana, yakni Dinas Kesehatan, karena dinilai tidak fair dalam melaksanakan lomba tersebut.

“Jadi mulanya seperti itu, panitia tidak tegas dan teliti terhadap masing-masing peserta lomba, akhirnya ricuh pak, karena penonton ada yang melihat peserta lomba bukan dari PNS,” kata Suhartono.

Menurut salah satu anggota Satpol PP yang ikut menjadi peserta dalam lomba tersebut dalam lomba tarik tambang menyemarakkan Hari Ulang Tahu (HUT) RI ke 73 itu, melombakan tarik tambang Putra dan Putri (PaPi).

Dengan rincian, untuk peserta Putri jumlah anggotanya sebanyak 5 orang. Sedangkan ungtuk peserta Putra, jumlah pesertanya sebanyak 7 orang.

Sementara panitia dalam setiap lomba yang digelar pemerintah Sumenep tersebut, tidak tetap. Dalam setiap pelaksanaan lomba, panitia digilir antar Satker yang dengan Satker lainnya.

“Panitianya gantian pak, kalau yang tadi panitianya adalah Dinas Kesehatan, besok diganti dinas lainnya, begitu seterusnya,” pungkas Suhartono. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.