Petani Garam (dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur merilis hasil produksi garam petani tahun ini.

Kepala Diskan Kabupaten Pamekasan, Nurul Widiastutik mengatakan, hasil produksi garam petani pada musim kali ini mencapai 6.541,25 ton. Jumlah produksi garam tersebut terhitung sampai 30 Juli 2018.

“Jumlah produksi ini sesuai hasil pendataan yang dilakukan petugas di lapangan,” kata Nurul kepada media di Pamekasan, Senin (30/7).

Nurul menjelaskan, ada tiga kecamatan penghasil garam di Pamekasan. Sementara total luas tambak garam mencapai 913,5 hektare.

“Jumlah total produksi garam ini dari 15 desa penghasil garam yang tersebar di tiga kecamatan,” ungkapnya.

Ketiga kecamatan itu adalah, Kecamatan Galis, Tlanakan, dan Kecamatan Pademawu.

Di Kecamatan Pademawu, ada Desa Dasuk, Bunder, Pademawu Timur, Tanjung, Padelegan, Majungan, Pegagagan, dan Desa Baddurih. Delapan desa itu yang memproduksi garam dengan luas tambak garam mencapai 445,4 hektare.

Di Kecamatan Galis, memiliki luas tambak garam 458,6 hektare yang tersebar di empat desa, yakni Desa Lembung, Polagan, Konang, dan Desa Pandang.

Sementara, di Kecamatan Tlanakan, produksi garam tersebar di tiga desa, yakni Desa Tlesah, Tlanakan dan Desa Branta Tinggi dengan total luas tambak garam 9,6 hektare.

Menurut Nurul, dari 15 desa penghasil garam yang tersebar di tiga kecamatan itu terbanyak adalah di Desa Lembung, Kecamatan Galis.

“Desa Lembung, total produksi mencapai 1.581,00 ton dengan luas tambak 245 hektare. Sementara paling sedikit ada di Desa Tlesah, Kecamatan Tlanakan, yakni 2,6 hektare. Total produksinya 33,00 ton,” Nurul merinci.

Selain itu, Nurul juga membeberkan harga jual garam. Menurutnya, harga garam bergantung pada kualitas yang dihasilkan petani garam. Utamanya, untuk jenis garam dengan pola produksi tradisional.

“Harga jualnya antara Rp 800.000 hingga Rp 900.000 per ton,” ungkapnya.

Nurul menambahkan, ada 164 kelompok tani (poktan) yang memproduksi garam di Pamekasan. Poktan-poktan itu juga tersebar di tiga kecamatan dimaksud.

Rinciannya, Kecamatan Galis sebanyak 69 kelompok, Pademawu 72 kelompok dan di Kecamatan Tlanakan sebanyak tiga kelompok.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.