Sumenep, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengagendakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada tahun 2019. Ada sekitar 226 desa yang akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

Seperti pilkades sebelum-sebelumnya, biaya pelaksanaan pilkades tidak lagi dibebankan kepada calon kepala desa atau dana desa, melainkan sudah ditanggung pemerintah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, A Masuni menyatakan, pemerintah daerah melarang keras Pilkades serentak dibiayai melalui Dana Desa atau Alokasi Dana Desa.

“Tidak boleh (diambilkan dari DD-ADD), sudah ada regulasi baru, semua pembiayaan pilkades harus bersumberkan dari APBD tingkat II,” tegas Masuni.

Untuk mensukseskan pesta politik tersebut, kata Masuni, pemerintah melalui DPMD telah menganggarkan sebesar Rp. 18 miliar atau sekitar Rp 80 juta setiap desa yang akan menggelar pilkades.

“Jadi, semua calon kades tidak ada pendaftaran, semuanya gratis. Dan Insyaallah untuk pelaksanaan Pilkades ini akan digelar setelah Pemilu 2019,” tandasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.