Mahfud MD saat menjadi pembicara dalam dialog interaktif dengan tema "Memperkuat ukhuwah wathoniyah dalam bingkai Kebhinnekaan" di Kantor PC NU Pamekasan. Foto : Zubaidi / MM

Pamekasan, (Media Madura), Mahfud MD menjadi salah satu tokoh yang belakangan disebut-sebut sebagai kandidat Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Joko Widodo pada Pilpres mendatang.

Saat ditanya terkait kesiapapnnya menjadi Cawapres, mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini tidak menampiknya, tetapi juga tidak mengiyakan.

“Soal Wapres itu, kalau saya mengatakan saya mau menjadi wapres rasanya saya malu, tetapi kalau mengatakan tidak mau tidak tepat juga karena ada aspirasi masyarakat,” katanya kepada wartawan saat ditemui dalam acara halal bihalal, dialog interaktif dengan tema “Memperkuat ukhuwah wathoniyah dalam bingkai Kebhinnekaan” di Kantor PC NU Pamekasan. Rabu (18/06/2018) siang.

Dikatakan, ia menyerahkan keputusan itu kepada Capres yakni Joko Widodo yang telah didukung oleh partai politik untuk maju pada Pilpres mendatang.

“Saya yakin pak Jokowi itu punya segala instrumen untuk tahu siapa yang didukung rakyat,” urainya.

Mahfud yang saat ini menjabat sebagai Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini memasrahkan sepenuhnya kepada Jokowi dan enggan menyatakan siap atau tidak sebagai Cawapres.

Justru saat disinggung terkait adanya nama Muhaimin Iskandar dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga masuk daftar kandidat Cawapres, Mahfud MD malah mendukungnya.

“Bagus juga Cak Imin, saya setuju kalau Cak Imin yang dipilih oleh pak Jokowi,” tuturnya.

Tidak hanya Muhaimin Iskandar, tetapi ia juga setuju dengan 10 nama yang sudah dikantongi oleh Joko Widodo.

Penulis : Ist
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.