Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera

Media Madura – Hasil imbang yang diraih Madura United di kandang PSIS Semarang tidak membuat Pelatih Laskar Sape Kerrab Gomes de Oliviera kecewa. Justru, Gomes puas dengan raihan satu poin tersebut.

“Meskipun tidak dapat tiga poin saya cukup puas, bukan cukup, sangat puas,” kata pelatih asal Brasil tersebut, usai laga, Kamis (12/7).

Gomes menganggap tim asuhannya seperti lolos dari ujian berat di laga pekan ke-15 Liga 1 yang berlangsung di Stadion Moch. Soebroto, Magelang tersebut.

Di mana, Fabiano Beltrame dan kawan-kawan harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Alfath Fatier mendapat kartu merah di menit ke-62.

“Kami lewati ujian berat. Mereka (Madura United.red) bisa berkembang, tetap menyerang, tetap ciptakan peluang, karena itu yang kami harapkan dari mereka,” kata Gomes

“(Mereka) tidak menyerah dalam kesulitan apa pun meksipun main dengan sepuluh pemain. Itu mereka lolos ujian hari ini, dengan sepuluh pemain bisa bermain baik,” Gomes menambahkan.

Gomes mengaku, meski kehilangan satu pemainnya, dirinya tidak menerapkan permainan bertahan. Gomes, bahkan, tidak memasukkan pemain yang posisinya sama seperti Alfath. Justru memasukkan penyerang. Hal itu ia lakukan guna memenangi pertandingan.

“Pertandingan tadi sangat melelahkan, terutama untuk pemain,” tegasnya.

“Kami kehilangan satu pemain di awal babak kedua. Tetapi kamu harus tahu, saya tidak (menerapkan permainan) bertahan. Saya tidak taruh penggantinya di bek kanan. Saya mainkan tiga pemain untuk menyerang, untuk cari kemenangan. kami dapat kesempatan untuk menangkan pertadingan tadi,” tutupnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.