Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riadi

Sumenep, (Media Madura) – Kekeringan mulai melanda sebgaian wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Saat ini, jumlah kecamatan yang terdampak kekeringan tersebut sudah mencapai belasan kecamatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Abd Rahman Riadi menyatakan, berdasarkan laporan yang pihaknya terima, ada 15 kecamatan mengalami kekeringan.

“Dari 15 kecamatan tersebut, 13 kecamatan mengalami kondisi kekeringan paling parah hingga krisi air bersih,” katanya, Rabu (11/7/2018).

Diantara belasan kecamatan yang masuk kategori kering kritis dan langka antara lain Kecamatan Batuputih, Kecamatan Pasongsongan dan Kecamatan Rubaru. Sementara 2 kecamatan lainnya masuk kering terbatas.

Kata Rahman, untuk sementara ini, menghadapi kondisi tersebut, pihaknya melakukan droping air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan tersebut bekerjasama dengan pihak PDAM Sumenep.

“Tentu untuk daerah yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih kita doroping air bersih, mudah-mudahan saja kami bisa mengatasi kekeringan ini,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.