Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Nurus Salam

Sumenep, (Media Madura) – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur “mengharamkan” pembangunan properti di dekat Lahan Pertanian Produktif Berkelanjutan (LP2B).

Itu menyusul rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang akan membangun sport centre, dan rencana tersebut dikhawatirkan dibangun di daerah lahan produktif.

“Maka dari itu, kami menghimbau agar pemerintah tidak membangun sport centre di dekat lahan pertanian produktif berkelanjutan (LP2B),” kata Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Nurus Salam, Kamis (7/6/2018).

Politisi Gerindra itu menyatakan, telah banyak bangunan di Sumenep yang berada di sekitar LP2B dan bahkan ada yang dibangun di atas LP2B, sehingga sangat berpotensi mematikan lahan pertanian produktif di sekitarnya.

“Rencana pembangunan sport centre ini bagus, tepi jangan sampai dekat dengan LP2B, agar bangunan penunjang selanjutnya juga tidak mempersempit LP2B,” ucapnya.

Mantan aktifis PMII itu memberikan alternatif daerah yang bisa dibuat opsi lahan bangunan, yakni di Kecamatan Batuan atau Kecamatan Dungkek. Karena baginya sport centre ini tidak harus dibangun di wilayah kota.

“Sport centre tidak harus dekat kota. Dengan sendirinya dimana pun dibangun (sport centre) pencinta olahraga tetap akan datang,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.