Pamekasan, (Media Madura) – Ribuan umat muslim di Kabupaten Pamekasan melakukan aksi solidaritas bela Palestina dengan turun ke jalan dan mengecam Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang secara sepihak menyatakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Jumat (11/5/2018) Siang.

Aksi damai 115 itu dipusatkan di Monemen Arek Lancor (Arlan) Pamekasan. Mereka menolak secara tegas rencana Amerika Serikat yang memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yarussalem.

“Aksi ini sebagai bentuk kepedulian kami pada saudara kita umat islam yang ada di Palestina. Aksi seperti ini kita lakukan secara nasional bukan hanya di sini tapi, setiap Kabupaten dan Kota secara serentak di semua daerah yang ada di Indonesia,” terang Jailani salah satu orator dalam aksi damai 115 tersebut.


Jailani melanjutkan, aksi bela Palestina dan Masjid Al – Aqsha ini murni karena solidaritas terhadap warga Palestina tidak ada politik apapun.

“Semua ormas yang ada di sini berkumpul menyatu untuk menyuarakan menolak pemindahan kedubes Amerika dari Tel Aviv ke Al – Aqsha. Mulai dari Masiswa termasuk Ormas – ormas masyarakat yang ada di Bumi Gerbang Salam ini,” tambahnya.

Mereka meminta Israel untuk mematuhi kesepakatan yang telah di buat oleh Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB). Serta mereka juga meminta agar Israel dan AS mematuhi terhadap pelanggaran HAM yang ada di Dunia.

“Semoga aksi ini bisa membantu kaum muslimin yang ada di Palestina baik secara pendanaan maupun doa. Serta kita ingin membangkitkan semangat kaum muslimin,” pungkasnya.

Di akhir aksinya, ribuan massa juga melakukan pembakaran replika bendera Amerika Serikat dan Israel.

Pembakaran tersebut merupakan bentuk kemarahan atas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yarusalem sebagai Ibu Kota Israel. Serta menolak pemindahan Kedubesnya dari Tel Aviv ke Al – Aqsha.

Reporter : Zubaidi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.