Pamekasan, (Media Madura) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Madura (UNIRA) melakukan audensi ke Mapolres Pamekasan Madura Jawa Timur Senin (9/4/2018) pagi. Kedatangan sejumlag mahasiswa ini untuk menanyakan sampai sejauh mana kasus pembunuhan terhadap Sri Banowati Ningsih (52), isteri dari pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) setempat yang hingga saat ini belum terungkap.

Sebelumnya, Bano panggilan sehari – harinya ditemukan tewas bersimbah darah di depan kamar mandi di dalam rumahnya di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, pada hari Senin (29/1/2018) beberapa bulan yang lalu.

“Ini semua kami lakukakn karena melihat adanya keresahan yang terus bermuculan dari warga sekitar TKP agar kasus ini cepat terungkap. Apalagi kasus ini sudah terjadi hampir dua bulan bukan hanya satu minggu atau dua minggu yang lalu,” terang Presma UNIRA, Muhammad Ayus.

Bahkan, ia mendesak agar secepatnya penegak hukum mengungkap dan menangkap pelaku yang telah tega menghilangkan nyawa ibu dari satu anak tersebut.

“Kalau dalam waktu dekat kasus ini belum juga menemukan titik terang, kami akan melayangkan surat terhadap Kapolda Jatim. Bahkan kalau perlu kita akan melakukan aksi besar – besaran agar kasus tersebut cepat terungkap, intinya akan kami kawal terus sampai kasus ini selesai,” tegasnya.

Sementara itu, Kaur Bin Ops Kasatreskrim Polres Pamekasan H. Satiyoni menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 24 orang termasuk saksi ahli forensik dan suami dari korban.

“Minggu ini rencananya kita akan adakan gelar perkara untuk menentukan tersangka dari kasusu pembunuhan ini. Semoga sesudah gelar perkara kita sudah bisa mengungkap pelakunya,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.