Pamekasan, (Media Madura) – Badrut Tamam alias RBT dianggap sebagai calon pemimpin yang ideal. Selain dikenal sangat dekat dengan rakyat.

RBT yang saat ini berpasangan dengan Raja’e (Berbaur) pada pilkada Pamekasan, Madura, Jawa Timur dinilai mampu menyatukan kultur masyarakat “Laok Dejeh” (selatan utara.red). Apalagi, wakilnya memang asli warga pantura.

Tokoh masyarakat Pantura Pamekasan, Khairul Lubis mempunyai asumsi bila pasangan Berbaur suatu perpaduan yang sangat pas. Visi misi Berbaur juga dianggap mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Saya menilai beliau berdua adalah sebuah keserasian, muda, sangat berpengalaman, mampu melahirkan gagasan, serta terobosan-terobosan yang dikehendaki rakyat Pamekasan lebih maju, dan berkembang, karena menjadikan politik sebagai alat perjuangan,” tutur Hoirun Lubis di kediamannya di Desa Dempoh Barat, Kecamatan Pasean, Rabu (4/4/2018).

Lebih jelas Khairul menambahkan, slogan Berbaur adalah bukti nyata, dengan sentuhan-sentuhannya pada masyarakat, memberikan harapan dan bukti nyata, untuk kedepanya jika terpilih akan membangun dan memberikan program demi terwujudnya pembangunan, pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“RBT dikenal sangat dekat dengan semua elemen masyarakat, bersama ulama, kiai, santri, petani, dan pemuda. Itu terbukti dari berbagai kegiatan beliau,” ujar H. Her sapaan akrabnya.

“Dengan senyum dan sapaan akrabnya menjadi ciri khas tersendiri, dikenal masyarakat Pamekasan, tangan di dada memiliki arti kerendahan hati dari semua kalangan, dengan seragam batiknya sebagai harapan ke depan jika terpilih jadi bupati, akan mengembangkan pabrik batik di Pamekasan, tanpa perlu mengimpor dari luar pulau Madura,” imbuhnya.

Bahkan, mereka dianggap sebagai sosok yang bisa meyakinkan dalam memimpin bumi Gerbang Salam ke depan. Dengan ide-ide kreatif yang dihadirkan.

“Dan, tak pernah ada jarak dan canggung terhadap masyarakat itulah Berbaur. Sekarang memang adalah waktunya Laok-Dejeh yang memimpin Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.