Sumenep, (Media Madura) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (22/3/2018) kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kecelakaan melibatkan mobil pikap Mitsubishi L300 Nopol L 8059 DG dan sepeda motor Suzuki Thunder (tanpa nopol), serta mengakibatkan satu orang meninggal dunia. 

Menurut Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Abd. Mukid, kecelakaan bermula saat mobil pikap melaju dari jalan desa (arah selatan menyeberang ke arah utara). Kemudian berbelok ke timur dengan kecepatan pelan.

Sedangkan di jalan utama (arah barat ke timur) melaju sepeda motor. Diduga pengemudi mobil tidak konsentrasi dan tidak mengutamakan arus lalu lintas di jalan utama (arah barat ke timur) pada saat melaju dan menyeberang.

“Sehingga terjadilah tabrakan tepat di badan jalan sebelah selatan dekat as jalan,” jelas Mukid.

Korban dari kecelakaan itu masing-masing bernama Germo (77), warga Dusun Marenget Barat, Desa Bira Timu, Kecamatan Sokobanah, Kabuoaten Sampang. Ia merupakan pengemudi motor dan meninggal dunia di TKP.

Kemudian Aliyah (50), warga Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten. Ia merupakan pembonceng sepeda motor tapi hanya mengalami luka patah tulang sebelah kaki sebelah kiri dan dirawat di Puskesmas Pasongsongan.

Sementara pengemudi mobil selamat tak mengalami luka apapun, yakni Mudhar (36), warga Dusun Komere RT 03 RW 01 Desa Tambaagung Barat, Kecamatan Ambunten. Penumpangnya juga selamat, yakni Saha (55), Nahrawi (60), Sama (55), dan Hanafi (45).

“Untuk faktor kecelakaan murni karena kelalaian pengemudi mobil pikap yang menyeberang tidak mengutamakan arus lalu lintas jalan utama,” tandas Mukid. 

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.