Kadisdik Pamekasan Moch Tarsun

Pamekasan, (Media Madura) – Dalam rangka untuk terus meningkatkan minat baca dan menulis yakni menaikkan iklim literasi siswa di Kabupaten Pamekasan, Dinas Pendidikan di wilayah itu mempunyai sejumlah program.

Kadisdik Pamekasan Moh Tarsun menuturkan, iklim literasi di Kabupaten Pamekasan memang masih rendah, sehingga pihaknya terus berupaya agar siswa mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah untuk terus giat membaca dan juga menulis.

“Hal itu sejalan dengan Permendikbud nomor 23 tahun 2017 tentang
Gerakal Literasi sekolah (GLS) yang mengharuskan siswa membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai, anak membaca non mata pelajaran,” katanya kepada mediamadura.com.

Dikatakan, pihaknya telah mensosialisasikan dan memerintahkan kepada seluruh sekolah agar program membaca di sekolah tersebut terus didorong.

“Untuk menunjang itu kita lakukan pendataan dengan menggandeng asosiasi tenaga pustakawan untuk mendata kelengkapan perpustaan di masing-masing sekolah,” urainya.

Bahkan, kata dia, saat ini sudah lebih 50 persen sekolah mempunyai Perpustakaan yang baik di tingkat sekolah dasar, dan di tingkat SMP hampir semua sekolah sudah mempunyai perpustakaan yang memadai.

Selain dorongan untuk giat membaca, siswa juga didorong untuk aktif menulis di buletin dan majalah dinding sekolah. “Kami juga sudah menekankan kepada guru agar rutin mengadakan lomba menulis di sekolah,” pungkasnya.

Terpisah, Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Moh Khalil Asy’ari mengakui, iklim literasi di kabupaten yang dipimpinnya itu masih rendah dan masih kalah dari sejumlah kabupaten lainnya di Jawa Timur.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga menuturkan, sesungguhnya Kabupaten Pamekasan merupakan kota pendidikan dan banyak orang-orang pintar, tetapi iklim literasinya yakni kegiatan membaca dan menulisnya belum terbangun dan tergolong rendah.

“Iklim litetasi kita masih rendah, dan kita terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan minat baca dan menulis dengan berbagai program,” katanya kepada mediamadura.com. Selasa (20/04/2018) pagi.

Dikatakan, Pemkab Pamekasan mempunyai perpustakaan daerah yang sangat lengkap dan merupakan salah satu yang terbaik di Jawa Timur, bahkan pihaknya terus mendorong adanya perpustakaan hingga tingkat desa.

“Tidak hanya itu, kita terus melakukan upaya agar sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan baca tulis itu terpenuhi, termasuk di lingkungan sekolah,” tuturnya.

Dalam rangka untuk terus meningkatkan iklim literasi itu, pihaknya mengajak semua pihak untuk aktif mendorong terciptanya lingkungan yang gemar membaca dan menulis agar terus meningkatkan kekayaan intelektual di Kabupaten Pamekasan.

Penulis : Ist
Editor : Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.