Sebagian sekolah yang terdampak banjir masih dibersihkan dari sisa lumpur banjir yang melanda Kota Sampang, Selasa (13/3/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terpaksa meliburkan siswa dari kegiatan belajar mengajar setelah sekolah di wilayah itu direndam banjir sejak Senin (12/3/) kemarin.

Hingga Selasa (13/3) pagi, masih ada beberapa ruang kelas tergenang banjir akibat luapan sungai Kali Kamuning. Sekolah itu merupakan daerah terparah terendam banjir terjadi di Desa Gunung Maddah dan Kelurahan Dalpenang.

“Ya masih ada siswa yang terpaksa diliburkan karena sekolahnya direndam banjir,” kata Kepala Disdik Kabupaten Sampang Moh Jupri Riyadi, Selasa (13/3/2018).

Pantuan mediamadura.com, sekolah yang terdampak banjir seperti di SDN Gunung Maddah 3, SMPN 6, SMKN 1.

Dijelaskan Jupri, kebijakan meliburkan siswa itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan buruk dari dampak banjir tersebut.

Sementara salah satu guru SDN Gunung Maddah 3, Moh Musaffan mengatakan, saat ini masih ada beberapa ruang kelas yang terendam air. Sehingga, sementara ini para siswa diliburkan karena air masih merendam halaman dan sebagian ruang kelas di sekolahnya.

“Masih terendam ini masih belum bisa dibersihkan karena airnya belum surut,” tuturnya.

Dia menerangkan, pihaknya saat ini bersama para siswa membersihkan sebagian ruang kelas dan bangku dari lumpur sisa banjir.

Dirinya merasa khawatir jika terus terjadi banjir karena berbagai penyakit akan datang dan kegiatan belajar mengajar terganggu.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.